2 52'12.06"N - 100 33'30.19"E  
Riau Province - INDONESIA    

 

   

Pulau Jemur Diproyeksikan Jadi Obyek Wisata Pendidikan


   News date : 05.Sep.2009 view : 458329.           Bookmark and Share


Sumber : AnalisaDaily.com


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Riau mengaku telah memproyeksikan Pulau Jemur di Kabupaten Rokanhilir sebagai obyek wisata pendidikan. Namun, hingga kini pengembangan pulau itu terbentur oleh dana dan fasilitas pendukung.

Demikian diungkapkan Kepala Disbudpar Riau, Joni Irwan saat berbincang dengan Analisa di kantornya, Rabu (2/9). Menurut Joni, klaim situs internet yang menyebutkan Pulau Jemur masuk ke wilayah Negara Bagian Selangor, Malaysia tidak perlu begitu dikhawatirkan. Karena selama ini pulau yang berhadapan langsung dengan Selat Melaka itu sudah jelas-jelas masuk ke dalam teritorial NKRI.

“Yang perlu dilakukan sekarang adalah meningkatkan lagi aspek pengawasan. Tidak hanya diserahi kepada TNI Angkatan Laut tetapi kami (Pemprov Riau dan Pemkab Rokanhilir harus menempatkan orang ditugasi mengawasi pulau tersebut,” tuturnya.

Selain itu, imbuhnya, sudah saat pemerintah mengubah istilah yang disandang Pulau Jemur dari sebutan Pulau Terluar kepada Pulau Terdepan. Pulau Terdepan memiliki konotasi yang istimewa. Setelah ‘imej’ Pualu Jemur ini bisa ditambah sebagai obyek wisata strategis.

“Bagaimana pun saat ini Pulau Jemur sudah dikenal orang sebagai tempat pengangkaran penyu hijau. Potensi ini ‘kan bisa dijadikan sebagai obyek wisata pendidikan. Dengan mengunjungi Pulau Jemur dan melihat langsung tempat pengangkaran penyu, orang bisa melihat kapan proses bertelur, menetas, dan kembali ke laut bebas,” terangnya.

Yang lebih penting, kata Joni, jangan biarkan Pulau Jemur tidak berpenghuni. Memang saat ini ada Posko TNI AL. Namun dengan personil yang terbatas rasanya personil yang ada agak kewalahan mengawasi pulau tersebut. Bagi Pemprov Riau dan Pemkab Rokanhilir sudah saatnya membuka mata jika Pulau Jemur memiliki potensi wisata strategis.

Ironisnya, untuk mengundang orang datang dan berkunjung ke Pulau Jemur, kita memiliki kendala. Yang paling mendasar hingga kini tidak ada kapal atau speedboat yang reguler melayani rute Bagansiapiapi-Pulau Jemur. Yang ada hanya kapal carteran.

“Bagaimana ingin meramaikan Pulau Jemur bila akses ke sana belum dibuka. Tahap awal sebenarnya, bisa dicarikan sponsor yang mau membiayai transportasi dari Bagansiapiapi menuju ke Pulau Jemur. Awalnya barangkali bisa dibuka transporasi ke Pulau Jemur sekali dalam seminggu. Dan pengunjung jangan dulu dikenakan biaya,” tuturnya.

Setelah Pulau Jemur ramai, kata Kepala Disbudpar Riau, baru lah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti dermaga, resort, dan kalau perlu dibuat kantor Cabang Imigrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rokanhilir, Indra yang dihubungi melalui telepon genggamnya, mengaku sebenarnya pengembangan Pulau Jemur sebagai obyek wisata strategis sudah lama ditawarkan kepada investor,baik lokal maupun internasional. “Terakhir kali, Korea Selatan menyatakan berminat mengembangkan Pulau Jemur sebagai obyek wisata. Sayangnya hingga kini belum ada realisasinya,” ujarnya.

Menyingung soal pemukiman penduduk, Indra mengaku memang belum ada di Pulau Jemur. Namun di Pulau itu selain ada Posko TNI AL, fasilitas jalan dan dermaga sudah ada ada ditambah wisma dan mess untuk petugas Dinas Perikanan Rokanhilir.(dw)


 08.Sep.2009   comment by : Henry   

Nice......


Halaman : total 1 hal.